Artikel | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Artikel


Metode Pengajaran Membaca

Kategori: Artikel

Selalu ada debat mengenai cara terbaik untuk mengajar membaca dan selama bertahun-tahun segala macam metode yang berlainan telah dirancang untuk mencoba mempermudah pelajaran.

Dewasa ini para guru cenderung mengandalkan pada empat metode utama yang diberikan di sini. selengkapnya...»


Perkembangan Pelayanan Literatur

Kategori: Artikel

Allah yang disaksikan oleh Alkitab adalah Allah yang berkenan menyatakan Diri-Nya. Di samping itu, Ia juga Allah yang aktif. Ia bukanlah Allah yang pasif [suatu kekuatan yang tidak berpribadi]. Karena Ia suatu pribadi, Ia 'perlu' komunikasi. Dalam komunikasi
itulah, Ia beraksi dan bereaksi.

Setelah manusia diciptakan, Allah berkenan menjadikan mereka mitra dalam mengelola alam semesta ini. Muncullah hubungan harmonis antara Allah dengan manusia. Di sana ada dialog, ada komunikasi. Sebelum manusia memberontak kepada Allah, manusia bisa berbicara secara langsung dengan Allah.

Sejarah terus berlangsung dan Tuhan Allah berkenan melibatkan Diri di dalamnya. Sementara itu Ia juga berbicara melalui sejarah. Selama ini firman yang Allah sampaikan kepada manusia, diteruskan dari generasi ke generasi berikutnya, hanya melalui media oral (dari mulut ke mulut). Cara sedemikian ini berjalan terus selama beratus-ratus tahun, sampai pada zaman Musa. Mengapa tidak ditulis? Jelas waktu itu manusia belum (begitu) mengenal tulisan. selengkapnya...»


Berapa Kecepatan Membaca Anda?

Kategori: Artikel

Bagian ini berisi hal berikut:

  1. Rumus untuk mengukur kecepatan membaca
  2. Tes untuk mengukur kecepatan Anda sekarang

Pertanyaan ini barangkali merupakan jenis pertanyaan yang baru pertama kali Anda hadapi, yaitu "Berapa kecepatan membaca Anda?" Untuk menghitungnya, gunakan rumus dasar ini:

Jumlah kata yang dibaca dibagi jumlah detik untuk membaca dikalikan 60 = jumlah kpm (kata per menit) selengkapnya...»


Adakah Anda Mengerti yang Anda Baca?

Kategori: Artikel

Membaca itu penting, bahkan sangat penting dan perlu! Tetapi kalau kita harus jujur, tidak semua yang kita baca dapat kita mengerti apa yang dimaksudkan oleh penulisnya! Kalau benar demikian, lalu siapakah yang salah? Si pembaca atau penulisnya? Jelas ada perbedaan antara berbicara, berpidato, berkhotbah dan menulis! Walau keduanya berbeda, namun tetap ada satu hal mendasar yang harus dipenuhi oleh keduanya! Baik pembicara, terlebih lagi penulis, siapa pun dia harus memerhatikan pendengar atau pembacanya. Lalu mengapa penulis lebih "istimewa"? Ketika seseorang menulis, dia memunyai waktu lebih banyak untuk berpikir dan berpikir ulang! Dia seharusnya berani bertanya kepada diri sendiri, misalnya: dapatkah para pembacanya benar-benar memahami istilah-istilah yang dia pilih bagi pembacanya atau tidak? Sedangkan bagi pembicara, begitu dia menyadari pendengarnya tampak bingung atau ragu-ragu dari pandangan matanya, dengan cepat dia dapat mengulangi apa yang dikatakan dengan menggunakan istilah lain yang lebih mudah dimengerti pendengarnya. Pembicara juga masih memunyai "kelebihan" lain karena selagi dia bicara biasanya dia juga menggunakan bahasa tubuh, misalnya dengan gerakan-gerakan tangan atau jari-jarinya! Tetapi bagi penulis? selengkapnya...»


Keterkaitan Penerbit dan Penulis Cilik

Kategori: Artikel

Tidak dapat disangkal bahwa bertumbuhnya minat baca dan tulis pada anak-anak berbarengan dengan kehadiran para penulis cilik. Pembaca anak-anak pun kini berperanan cukup penting di dunia literatur. Mereka tidak lagi menjadi objek yang dijejali kisah-kisah karya orang dewasa. Kini mereka bisa menikmati, bahkan menulis sendiri kisah-kisah dunia keseharian mereka yang lebih lengkap dengan emosi yang dialami oleh anak-anak sendiri. Bentuknya sudah meninggalkan pakem "cerita nenek" yang, menurut Anasrullah dari Penerbit Liliput Yogyakarta, merupakan sebuah "lompatan sejarah" dalam revolusi kepustakaan anak yang kini mulai meretas. selengkapnya...»


Guru Berguru Buku

Kategori: Artikel, Umum

Ada siswa bertanya, "Pak, duluan mana antara telur dengan ayam?" Pertanyaan itu sebetulnya klasik. Namun, karena siswa itu mungkin baru membaca buku humor, ia mengira pertanyaan tebak-menebak itu sebagai sesuatu yang baru.

Pertanyaan siklus itu mengingatkan saya pada asal muasal profesi guru. "Duluan mana antara guru dengan buku?" Memang naif, mengaitkan guru sebagai makhluk hidup dengan buku -- benda mati. Tetapi, sulit disangkal bahwa belum semua yang disebut guru itu akrab dengan buku. Padahal, seorang mahasiswa calon guru baru bisa disebut guru jika ia benar-benar mengakrabi buku. selengkapnya...»


Bertumbuh Melalui Literatur

Kategori: Artikel

Keunggulan Literatur

"Orang yang paling malang," kata beberapa cerdik cendekiawan, "ialah mereka yang tidak pernah belajar menikmati bacaan buku-buku yang bagus." Dan "yang berbahagia ialah mereka yang dilahirkan dan dibesarkan di dalam keluarga yang gemar membaca karena para orang tua seperti ini secara sadar ataupun tidak, meneruskan dan mewariskan kegemaran membaca pada anak-anak mereka."

Tidak sedikit tulisan yang mengulas manfaat membaca. Sudah banyak tanggapan positif yang ditujukan kepada para orang tua yang membacakan buku kepada anak-anak mereka. Bahkan bayi yang umurnya kurang dari satu tahun pun sudah dapat merasakan sukacita karena melihat, meraba, dan mungkin merasakan dengan bibir atau lidahnya - gambar dari sebuah buku bergambar. Anak-anak yang lebih besar, matanya akan bersinar-sinar bahagia setiap kali ibu atau ayah membacakannya sebuah cerita. selengkapnya...»


Menggunakan Buku Bersama-sama

Kategori: Artikel

Untuk memberi semangat anak-anak agar menjadi pembaca adalah bersama-sama melihat, membaca, dan menikmati buku. Jika anak-anak menyaksikan buku sebagai sumber kesenangan, hiburan, dan informasi, mereka akan memunyai dorongan yang kuat untuk belajar membaca.

Ketika membaca buku, rasa senang muncul tidak hanya melihat gambar-gambar dan mendengarkan cerita. Perhatian individual yang Anda berikan kepadanya, kedekatan jasmaniah, perasaan hangat, dan aman; semuanya akan menyumbangkan perasaannya mengenai buku. Sebaliknya, berhati-hatilah jangan pernah memaksakan buku-buku pada anak-anak karena mereka akan memilih melakukan sesuatu yang lain. selengkapnya...»


Buku Cacat

Kategori: Artikel

Sungguh membuat kesal ketika mengetahui bahwa buku yang kita beli dari toko ternyata cacat, entah halamannya yang kurang, halamannya terbalik, sobek sedikit, informasi yang terpotong, dan sebagainya. Seringnya menemukan buku yang cacat membuat penulis bertanya-tanya tentang pengawasan dan pemeriksaan buku oleh penerbit sebelum dilempar ke pasar. Akhirnya, penulis tergelitik juga untuk membuat catatan ini. Beberapa pertanyaan yang kemudian muncul dapat bermacam-macam, apakah sebelum dilempar ke pasar, buku-buku tersebut tidak diperiksa? Apakah penerbit sengaja membiarkan agar pembaca yang memeriksa? Biar pembaca yang mengeluhkannya kemudian buku-buku yang rusak tersebut diganti? Tidak adakah bagian khusus di penerbit yang bertugas memeriksa kualitas fisik? selengkapnya...»


Membaca Sejuta Nikmatnya

Kategori: Artikel

"Membaca adalah bagian dari proses komunikasi". Bila orang memberi dari apa yang dimiliki; orang berkomunikasi dari apa yang diketahui. Orang mengetahui dari apa yang didapatkan. Orang mendapatkan dari sumber-sumber yang dapat diakses. Salah satu proses untuk mendapatkan sumber pesan/informasi yang tidak pernah habis itu ialah dengan membaca. Kegiatan membaca tampak seperti merambah rimba belantara. Orang yang rela bersusah-susah membaca akan mendapatkan tuah: kearifan, pengertian, dan pengetahuan hidup.

Membaca itu seperti pelumas. Komunikasi yang kering dijadikan sarat; yang lambat menjadi melesat; mulut yang kelu menjadi fasih. Membaca itu memuluskan laju komunikasi. Ia bisa melajukan pesan baik di medan terjal maupun mulus. selengkapnya...»

Komentar