Skip to main content

Artikel

Buku Elektronik (E-Buku) dan Manfaatnya

Membaca sebuah buku melalui layar komputer? Itu sudah menjadi pemandangan umum di masa sekarang. Memang, kegiatan membaca sekarang tidak lagi harus dilakukan dengan membawa-bawa buku yang mungkin berat dan rawan terkena kotoran, kemungkinan halamannya terlipat-lipat atau bahkan robek. Tidak suka dengan tampilan buku yang sedang dibaca? Ubah saja bentuk hurufnya, beri tanda, dan bahkan taruh gambar-gambar yang menyegarkan mata di dalamnya. Ingin mengutip salah satu bagian yang ada dalam sebuah buku untuk tulisan Anda? Tinggal "copy-paste" saja. Semua kemudahan itu, dan banyak lainnya, kini bisa dilakukan dengan memanfaatkan keberadaan teknologi buku elektronik (e-books).

Bantal yang Berisi Buku (Myanmar, 1819 -- 1840)

Selama enam tahun, Adoniram Judson mencoba mengabarkan Injil di Birma. Utusan Injil muda dari Amerika Serikat ini berusaha memberi tahu orang-orang Birma tentang Tuhan Yang Maha Esa, Pencipta langit dan bumi, dan tentang Yesus Kristus, satu-satunya Juru Selamat manusia yang berdosa. Dia juga mencoba berbagai macam cara penginjilan. Dengan susah payah, ia telah menerjemahkan kitab Injil Matius ke dalam bahasa Birma; lalu ia menyuruh agar terjemahannya itu dicetak. Tetapi banyak orang Birma yang masih buta huruf. Dan mereka yang dapat membaca, sering mengejek hasil karya Adoniram Judson itu.

Kutu Buku

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Ed. III, 2001), kutu buku diterangkan sebagai kiasan yang berarti "orang yang senang membaca dan menelaah buku di mana saja". Kalau begitu, anggota perpustakaan atau penulis resensi pasti tersentuh kiasan itu.

Teknik Asyik Membuat Resensi Buku

Manfaat konkret yang kita serap dari membaca buku ternyata bukan pengetahuan atau gagasan penulis buku, melainkan kata-kata yang bermakna. Hanya dengan membaca, kita kemudian dapat memasukkan kata-kata tersebut dalam diri kita. Karena itu, semakin baik dan semakin kaya kosakata yang dimiliki sebuah buku, semakin baik pula kata-kata yang akan kita serap dan simpan.

Literatur untuk Anak-Anak

Setiap tahun, ribuan buku diterbitkan untuk pasaran anak-anak di Amerika, tetapi hanya sedikit yang ditulis oleh penulis Kristen. Bahkan dari persentase yang kecil tersebut, lebih sedikit lagi buku yang dapat dikategorikan sebagai buku bagus. Bagaimana para orang tua dan guru bisa memilih buku-buku baik yang ditulis sesuai dengan perspektif Kristen?

Pentingnya Literatur Kristen sebagai Sumber Bacaan Anda

Keberadaan literatur memainkan peranan penting dalam kehidupan manusia. Melaluinya, kita dihantar pada jendela dunia yang membukakan wawasan setiap orang yang menikmatinya. Dalam kekristenan, literatur juga memiliki peranan vital, yakni sebagai sarana pembinaan iman dan penginjilan. Menurut George Verwer, literatur Kristen sering disebut sebagai "Utusan Injil Tercetak". Sisi praktis dan kekuatannya terlihat dalam hal-hal berikut.

Memaksimalkan Daya Ingat Ketika Membaca

Terkadang kita sulit sekali untuk mengingat sesuatu. Padahal sesuatu itu merupakan hal yang sangat penting untuk disimpan dalam memori kita. Begitu halnya saat kita membaca, ternyata banyak sekali faktor yang memengaruhi daya ingat kita saat membaca. Sehingga, di akhir membaca sebuah buku kita hanya mengingat bagian depan atau malah bagian belakang saja. Bagian di tengah-tengah kadang dengan begitu saja terlewatkan. Makanya ketajaman daya ingat kita saat membaca amat penting sekali.

Membaca untuk Taklukkan Globalisasi

Bagi sebagian orang, membaca adalah kegiatan yang membosankan dan hanya menyita waktu, tenaga dan pikiran. Padahal, banyak manfaat yang didapat dari membaca. Mulai dari menerima informasi, memperdalam pengetahuan, dan meningkatkan kecerdasan. pemahaman terhadap kehidupan pun akan makin tajam karena membaca dapat membuka cakrawala untuk berpikir kritis dan sistematis.