Skip to main content

Renungan

Apakah Kasih Kristiani itu?

Ditulis oleh: Yanti

Gambar: Kasih

Ketika banyak orang membicarakan tentang kasih sayang, cinta, dan semua yang berhubungan dengan hal itu di bulan Februari ini, buku yang ditulis oleh Ken Wilson terbitan Gandum Mas ini menarik perhatian saya. Judulnya memancing keingintahuan saya apakah kasih yang selama ini saya terapkan sebagai orang Kristen benar-benar kasih kristiani seperti yang diajarkan oleh Yesus.

Pahlawan Lain dalam Natal

RENUNGAN

Pahlawan Lain dalam Natal

Buku_161_pahlawan-lain-dalam-natal.jpg

"Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam." (Matius 1:19)

Hampir di sepanjang hidup, saya melewatkan pentingnya peran Yusuf dalam cerita Natal. Namun, setelah saya sendiri menjadi seorang suami dan ayah, saya dapat lebih menghargai kepribadian Yusuf yang lemah lembut. Bahkan, sebelum Yusuf tahu bagaimana Maria bisa mengandung, ia telah memutuskan untuk tidak akan mempermalukan atau menghukum Maria atas kecurigaan bahwa ia telah berselingkuh (Matius 1:19).

Saya mengagumi ketaatan dan kerendahan hati Yusuf karena ia tidak hanya melakukan apa yang diperintahkan oleh malaikat (Matius 1:24), tetapi juga tidak melakukan hubungan suami istri dengan Maria sampai Yesus lahir (Matius 1:25). Kemudian, kita juga melihat bahwa Yusuf bersedia meninggalkan tanah kelahirannya demi melindungi Yesus (Matius 2:13-23).

Bayangkan tekanan yang pasti dialami oleh Yusuf dan Maria ketika mengetahui bahwa mereka harus membesarkan dan merawat Yesus! Bayangkan kerumitan dan tekanan yang mereka alami setiap saat dalam kehidupan sehari-hari yang dijalani bersama Sang Anak Allah; tentulah ada tuntutan untuk terus-menerus hidup kudus di hadapan Dia. Alangkah luar biasanya pribadi Yusuf sehingga ia dipercaya Allah untuk mengemban tugas tersebut! Yusuf menjadi teladan yang sangat indah untuk kita ikuti, baik dalam membesarkan anak-anak kita sendiri maupun anak-anak milik orang lain yang saat ini berada di bawah asuhan kita.

Kiranya Allah memberi kita kekuatan untuk berlaku setia seperti Yusuf, bahkan ketika kita tidak memahami sepenuhnya rencana Allah bagi