Treasure Island | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Treasure Island


Kategori: Resensi Buku Cetak

Buku: Treasure Island
Judul buku : Treasure Island
Judul asli : Treasure Island
Penulis/Penyusun : Robert Louis Stevenson
Penerjemah : --
Penerjemah : --
Editor : --
Penerbit : Baronet Books, New York
Ukuran buku : 14,3 x 20,3 cm
Tebal : 232 halaman
ISBN : 0-86611-958-2
Buku Online : --
Download : --

Buku Treasure Island ini merupakan salah satu dari sekian banyak buku klasik yang populer. Buku ini dibagi menjadi dua puluh tujuh bagian yang mengisahkan petualangan Jim Hawkins, seorang anak biasa yang sehari-harinya membantu ayahnya mengurusi penginapan Admiral Benbow. Namun, jalan hidupnya berubah drastis ketika penginapan mereka mendapatkan kunjungan dari seorang bajak laut tua yang pemarah dan sangat menyeramkan bernama Billy Bones. Saat Billy mati karena sebuah pertikaian, Jim dan ibunya membuka peti mati Billy dan menemukan sebuah peta harta karun. Jim terpaksa harus berpisah dengan ibunya demi ikut berpetualang mencari harta karun. Disinilah petualangan Jim dimulai.

Treasure Island merupakan novel pertama dan paling terkenal yang ditulis oleh penulis Skotlandia bernama Robert Louis Stevenson. Ia lahir di Edinburgh, Skotlandia, pada 13 November 1850. Sejak kecil, ia mudah terkena sakit sehingga tidak banyak kegiatan yang dapat dilakukannya. Akan tetapi, Stevenson memiliki imajinasi yang luar biasa luas, sehingga ia mulai menulis puisi dan prosa sejak usia yang sangat muda. Novel yang dia tulis ini menggabungkan alur cerita yang cepat dengan tokoh-tokoh berkarakter kuat, di setiap lembar halamannya terdapat ilustrasi yang menarik sehingga anak-anak yang membacanya akan senang. Bahasa yang digunakan dalam novel ini juga mudah dimengerti.

Cerita ini bukan hanya sebuah petualangan mencari dan memperebutkan harta karun saja, tapi sebuah perjalanan seorang anak lelaki demi menemukan jati diri, belajar tentang kehidupan, dan apa yang harus diperjuangkan. Rintangan yang Jim hadapi tidak membuatnya menyerah, dengan keterbatasan yang dia miliki dia mampu untuk tetap hidup. Karena perjuangannya yang tidak pantang menyerah itulah membuahkan hasil gemilang di akhir cerita. Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Itu artinya setiap hal yang kita lakukan cepat atau lambat pasti akan membuahkan hasil selama kita menjalankannya dengan sungguh-sungguh dan tidak pantang menyerah.

Presensi: Nike

Komentar