Cara Berkhotbah yang Baik: Pedoman untuk Mengembangkan dan Menyampaikan Khotbah Ekspositori | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Cara Berkhotbah yang Baik: Pedoman untuk Mengembangkan dan Menyampaikan Khotbah Ekspositori


Kategori: Resensi Buku Cetak

Judul asli : Biblical Preaching
Penulis : Haddon W. Robinson
Penerjemah : Basuki, Suryadi, dan Xavier Q.P.
Penerbit : Yayasan ANDI, Yogyakarta 2004
Ukuran buku : 15,8 cm x 24 cm
Tebal : 278 halaman
Sumber : Pub. e-Buku edisi 19/2007

Ada beberapa jenis khotbah yang dapat disampaikan kepada jemaat. Salah satunya ialah khotbah ekspositori. Haddon W. Robinson, penulis buku ini, menyebutkan bahwa khotbah ekspositori merupakan jenis khotbah yang paling baik untuk menyampaikan kuasa otoritas ilahi (hlm. 13).

Sayangnya, khotbah ekspositori dapat menimbulkan kejemuan, terutama bila penerapannya kurang kreatif sehingga dua keluhan mengenai khotbah yang demikian. Pertama, ketika pengkhotbah memberikan penerapan yang monoton -- atau malah tidak memberi penerapan sama sekali, khotbah itu dianggap hanya menyampaikan hal kuno yang sama. Kedua, akan timbul reaksi negatif karena khotbah dianggap tidak memiliki kaitan langsung dengan realitas hidup sehari-hari dan tidak dapat dimanfaatkan secara praktis.

Oleh karena itu, Haddon W. Robinson menawarkan sepuluh tahap untuk mengembangkan pesan-pesan ekspositori. Kesepuluh tahap berikut diuraikannya dalam buku ini.

  1. Memilih nukilan Alkitab.
  2. Mempelajari nukilan Alkitab.
  3. Menemukan ide eksegetikal.
  4. Menganalisis ide eksegetikal.
  5. Merumuskan ide homilitikal.
  6. Menentukan tujuan khotbah.
  7. Memutuskan cara mencapai tujuan (khotbah) ini.
  8. Membuat kerangka khotbah.
  9. Mengisi kerangka khotbah.
  10. Menyiapkan pengantar dan kesimpulan.

Buku ini sendiri merupakan sebuah revisi dari edisi sebelumnya. Penulisnya telah melengkapi edisi kedua ini dengan sejumlah bibiliografi yang lebih mutakhir (up-to-date). Selain itu, di beberapa bab, seperti di bab satu, tiga, enam, dan tujuh, Anda akan menemukan sejumlah bahan bacaan lanjutan. Ada juga latihan yang disajikan pada bab dua dan empat. Malahan, Anda akan mendapatkan sebuah contoh khotbah dan bagaimana mengevaluasinya; keduanya merupakan penerapan dari proses yang telah dibahas dalam buku ini. Sayangnya, buku ini tidak dilengkapi dengan halaman indeks yang sering kali lebih membantu daripada daftar isi.

Peresensi: Raka

Komentar