Apa dan Siapa dalam Alkitab untuk Anak-anak | GUBUK


Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs GUBUK

Loading

Apa dan Siapa dalam Alkitab untuk Anak-anak


Kategori: Resensi Buku Cetak, Pelayanan Anak

Judul asli : Bible Trivia For Kids
Penulis : Steve dan Becky Miller
Penerjemah : Diana Susanto
Penerbit : Yayasan Kalam Hidup, Bandung 2004
Ukuran buku : --
Tebal : 156 halaman
Sumber : Pub. e-Buku edisi 35/2008

Para tokoh di dalam Alkitab umumnya diceritakan dalam bentuk peristiwa atau narasi. Hampir semua tokoh di dalam Alkitab tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan peristiwa tertentu. Untuk memahami mereka, kita harus membaca peristiwa yang menimpa dirinya. Yang lebih penting lagi dari sekadar cerita saja, tokoh itu selalu ada hubungannya dengan pengajaran moral. Para nabi dan rasul menuliskannya karena di dalamnya ada pesan yang jauh lebih penting daripada tokohnya itu sendiri. Oleh karena itu, guna menanamkan pengajaran moral yang alkitabiah kepada anak-anak di dalam keluarga, para orang tua perlu membaca cerita para tokoh dan makna yang terdapat di dalamnya, serta hendaknya memahami secara mendalam untuk diceritakan kembali dengan cara yang sederhana kepada anak-anak.

Itulah cara yang ditempuh oleh pengarang di dalam buku ini. Cerita itu sendiri tidak dituturkannya. Para orang tua harus lebih dahulu menyiapkan diri untuk memahami cerita Alkitab dengan sungguh-sungguh. Mereka kemudian dapat menggunakan buku ini sebagai bahan evaluasi, menanyakan kepada anak-anaknya sejauh mana pengetahuan mereka mengenai Alkitab. Jawabannya memang ada di bagian belakang buku ini, tetapi hendaknya orang tua tidak menggunakannya terlebih dahulu, sebab kalau digunakan secara langsung, kreativitas dan rasa ingin tahu anak-anak tidak muncul ke permukaan.

Buku ini dibagi ke dalam tiga bagian. Bagian yang pertama berisi kisah tokoh yang terdapat di dalam Perjanjian Lama. Bagian pertama bukan berisi cerita, melainkan pertanyaan yang merangsang orang berpikir dan menggali kembali ingatan mengenai kisah itu sendiri. Tiap pasal berisi satu cerita dan bagian pertama (PL) terdiri dari sepuluh cerita. Pasal itu berupa pertanyaan yang menarik dan menimbulkan imajinasi yang kreatif. Banyak pertanyaan yang belum pernah muncul dalam benak kita yang diajukan pengarang.

Bagian kedua terdiri dari tujuh pasal (cerita) yang terdapat di dalam Perjanjian Baru (PB). Guna menarik perhatian anak-anak, setiap pasal disertai ilustrasi menarik. Ada juga bagian yang berupa pengetahuan umum, misalnya lagu rohani yang sering dinyanyikan di gereja, waktu kebaktian umum, atau waktu kebaktian khusus (misalnya peringatan Natal, upacara penghiburan, dan sebagainya).

Bagian ketiga adalah bagian yang cukup menarik. Anak-anak diberi pertanyaan yang merangsang logika mereka. Tidak semua harus dijawab dari Alkitab, tetapi tidak menyimpang dari prinsip dasar yang terdapat di dalam Alkitab. Setiap anak Tuhan memang harus menggunakan rasio dan pemahaman sendiri sebagai manusia ciptaan Tuhan, dan kreativitas mereka perlu dikembangkan dengan baik.

Ada pertanyaan yang menggelitik diajukan oleh pengarang di dalam buku ini, misalnya: Metusalah dikatakan paling tinggi usianya (969 tahun) padahal ia lebih dahulu meninggal daripada ayahnya. "Bagaimana mungkin?" tanya kita dalam hati. Namun kalau kita menggunakan logika asal-usul, Metusalah adalah anak Henokh, dan Henokh diangkat Tuhan ke surga pada waktu berusia tiga ratus tahun, dan sampai sekarang tentunya tidak mati-mati, sedangkan Metusalah sudah mati (tentu di dunia ini).

Bagian ketiga dari buku ini adalah teka-teki yang menarik, menggelitik, dan mirip lelucon yang halus. Umpamanya, pernahkah Anda membayangkan anak-anak Nuh memancing di dalam bahtera Nuh? Apakah Anda pernah membandingkan Matius, Markus, dengan Lukas dan Yohanes? Apa perbedaan di antara keempat orang itu? Atau binatang apa yang paling tinggi otaknya di dalam bahtera itu?

Masih banyak lagi pertanyaan menarik dan perlu diketahui oleh anak-anak dan orang tua yang terdapat di dalam buku ini. Anda tidak percaya? Milikilah buku ini dan nikmati bersama keluarga.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Judul buku : Kalam Hidup, Februari 2005 Tahun ke-75 No. 708
Judul resensi : Bagaimana Cara Memahami Tokoh Alkitab?
Peresensi : Wina
Halaman : 50 -- 51

Komentar